Kata si pecundang



karya Wiwin Sholikhah

Lulung lalang terombang ambing
Bumi kandung bagaikan kandang halang
Membiru haru terus bernaung
Apalah arti hidup kata si pecundang
Mulut bungkam tak ada kata
Tertunduk pilu enggan berada
Sunyi senyap jadikan suasana
Mungkinkah ini jalan pemberian sang kuasa?
Pecundang tak selamanya terbelakang
Kerja keras dan dan tawakal terus berimbang
Beribu halang melintang tak jadikan penghalang
Kesuksesan dan bahagia akan menghadang



KUNJUNGAN KE PANTI ASUHAN



Hari sabtu tanggal 14 juni 2014, saya dan teman-teman kelas A4-11 berkunjung ke salah satu panti asuhan yang ada di Bantul. Panti asuhan yang sekaligus Pondok Pesanten ini bernama PP Daaru Aytam Baitussalam. Pondol Pesantren ini beralamat di Jl. Parangtritis Km 8,5 Dusun Miri RT 27 Pendowoharjo, Sewon, Bantul. Kedatangan kami ke sana adalah untuk menengok dan sedikit berbagi kecerian bersama adik-adik di panti asuhan sekaligus ponpes ini. Sambutan hangat oleh anak anak dan pemilik ponpes tersebut sangat luar biasa. Perbincangan yang hangat terjalin saat itu, mulai dari perkenalan satu persatu mahasiswa kemudian bergantian dengan adik-adik ponpes, sambutan ketua kelas, sambutan pemilik ponpes sampai games sederhana untuk adik-adik panti. Mengharukan rasanya, terlihat keceriaan dan wajah-wajah semangat dari adik-adik ponpes.
Kebersamaan dengan anak panti yang cantik-cantik
Sejak gempa yang mengguncang wilayah DIY dan sekitarnya pada bulan Mei 2006 lalu, jumlah anak yatim, piatu dan dhuafa di Bantul semakin bertambah. Pertumbuhan lembaga sosial maupun yayasan panti asuhan juga menjadi salah satu solusi dari permasalahan ini. Namun demikian, perkembangan tersebut tidak sekaligus mengatasi permasalahan yang ada dalam lingkup anak yatim, piatu dan dhuafa. Peran aktif berbagai kalangan sangat dibutuhkan untuk mengurangi beban dan tanggung jawab saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sehingga Yayasan Portalinfaq dengan Program Unggulan berupa Pondok Pesantren Yatim dan Dhuafa Daaru Aytam Baitussalam lahir sebagai reson terhadap kebutuhan masyarakat khususnya aghhniya yang ingin membersihkan hartanya dengan zakat penghasilan, infaq, sebagian rizqi serta wakaf baik tunai maupun non tunai lewat santunan untuk anak yatim, piatu dan dhuafa.

Pembahasan Soal Bahasa Indonesia Kelas 3




1.    Jawaban pertanyaan:
a.       Yang dikhawatirkan yayasan YPMA adalah perkembangan anak sekarang, karena anak-anak sekarang gemar sekali menonton televisi. Padahal acara stasiun televisi di Indonesia banyak menayangkan acara yang tidak bermutu.
b.      Acara-acara di stasiun televisi di Indonesia tidak bagus, karena banyak menayangkan acara yang mengandung kekerasan, mistik, dan takhayul. Selain itu, label yang disajikan tidak sesuai dengan tayangannya. Label adalah tulisan yang ada di pojok televisi. Misalnya, BO (bimbingan orangtua) dan SU (semua umur).
c.       Yang harus dijelaskan orang tua kepada anaknya adalah acara mana saja yang boleh atau tidak boleh ditonton anak.
d.      Menonton televisi yang paling lama adalah dua jam sehari.
e.       Cara agar anak tidak tertarik menonton televisi adalah anak harus diberi kegiatan sesuai dengan kegemarannya. Misalnya ada yang senang bermain sepeda atau  boneka. Ada yang senang membaca. Ada juga yang senang bermain sepak bola.
2.    Contoh jawaban.
Contoh pendapat
 
Contoh perasaan